Pilek dan batuk merupakan salah satu gejala yang kerap di jumpai pada penyakit Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang banyak menyerang anak-anak utamanya pada anak balita.Penyakit ISPA  disebabkan olaeh 300 jenis virus,bakteri dan riketsia.

pengobatan batuk dan pilek pada balitaPada anak balita,penyebab utama rinitis adalah virus (rhinovius).Namun anak berusia di bawah satu tahun dapat menderita alergi kulit(atopi) atau alergi saluran pencernaan. Rinitis karena alergi jarang terjadi pada anak balita,dibandingkan dengan anak berusia lebih dari lima tahun dan orang dewasa. Rinitis sering terjadi di barengi dengan batuk.Batuk ini sifatnya tidak khas,dapat disebabkan beberapa faktor diantaranya: iritasi laring atau tenggorokan karena turunnya secret dari hidung pada saat pilek,radang tenggorokan karena infeksi bakteri atau virus,rangsangan paru-paru karena infeksi seperti pneumonia,iritasi karena penyebab tertentu seperti asap rokok dan lainnya.

Beberapa kondisi membutuhkan perhatian khusus dan harus diobati oleh petugas kesehatan,tetapi beberapa kondisi lain yang lebih ringan dapat diobati dengan pengobatan sendiri.

Pneumonia

Tanda-tanda pneumonia,napas cepat 2-<12 bulan=50 kali permenit atau lebih, usia 1-<5 tahun= 40 kali permenit atau lebih. Bila ada retraksi dinding dada bagian bawah,keadaan waktu inspirasi/bernapas dan bila demam pada anak berusia 2 bulan,disarankan untuk di bawa ke dokter atau puskesmas. Tanda lainnya adalah anak tidak sanggup minum atau minum asi,anak muntah,kejang,tidak sadar atau kelihatan lemah.

Asma

Bila terdengar wheezing(bunyi ngik) pada saat bernapas,bila anak berusia kurang dari 2 tahun,diagnosa yang paling mungkin adalah bronkhiolitis dan pengobatannya mungkin membutuhkan oksigen. Diatas 2 tahun diagnosa yang paling memungkinkan adalah asma.Dalam hal ini membutuhkan bronkhodilator dan kadang-kadang kostikosteroid.

Tonsilitis

Bila ditemukan pus (nanah) pada tonsil,kemungkinan penyebabnya adalah bakteri streptokokus A,yang mungkin dapat menyebabkan komplikasi demam rematik. Dalam hal ini pemberian antibiotik penicilin secara oral (fenoksimetilpenicillin) harus diberikan dalam waktu sepuluh hari. Bila ditemukan radang tenggorokan,tetapi tidak ada dahak yang terlihat pada tonsil,antibiotik tidak dibutuhkan. Paracetamol juga menghilangkan nyeri di tenggorokan.Bila nyeri di tenggorokan tidak begitu hebat,minum manis mungkin dapat menolong untuk melegakan tenggorokan.

Demam

Apabila terjadi demam perlu dipertimbangkan kemungkinan demam berdarah,malaria atau demam tifoid (tifus perut). Pilek jarang terjadi pada keadaan ini tetapi kadang-kadang terjadi batuk.

Batuk dan pilek yang dapat di obati sendiri

Penyebab paling sering dari pilek dengan atau tanpa batuk adalah rinitis virus atau rinofaringitis virus. Virus ini dapat bersifat “dapat sembuh sendiri tanpa diobati” yang berakhir setelah 1-9 hari. Dalam kaitan ini pengobatan sendiri untuk kasus-kasus tersebut dapat dilaksanakan sepanjang tidak ada tanda-tanda bahaya.

Pengobatan pilek

Parasetamol dapat digunakan untuk mengurangi demam atau nyeri tenggorokan.Tidak ada pengobatan yang menunjukkan hasil apapun pada virus penyebab pilek. Sistem kekebalan tubuh membentuk sistem antibodi yang mematikan cirus tersebut. Orang tua mungkin ingin mengobati sendiri anak mereka dan mereka seharusnya di beri nasehat untuk melakukan tindakan yang tepat(bukan menggunakan obat-obatan). Pada kasus pilek atau meler,tidak ada pengobatan modern yang terbukti aman dan melegakan pada anak kecil.

Antihistamin hanya berguna pada alergi dan umumnya rinitis alergi jarang terjadi pada balita.Pada bayi dan anak di bawah 2 tahun antihistamin tidak dianjurkan karena efek samping sedasi.Simpatomimetik oral tidak menunjukkan efektifitas pada dosis yang aman untuk anak-anak. Yang lebih efektif adalah apabila ibu menjaga agar hidung dan wajah anak tetap bersih.

Pengobatan batuk

Bila terjadi batuk,hal ini disebabkan oleh iritasi tenggorokan atau sekret yang turun. Obat penekan batuk (antitusif) tidak di anjurkan utamanya untuk anak di bawah 2 tahun karena mencegah keluarnya dahak. Obat pengencer dahak dan mukolitik telah menunjukkan efek klinis yang terbatas pada beberapa pasiendengan gejala rinofaringitis akut. Obat batuk kombinasi kemungkinan melonggarkan batuk,terutama karena efek pelicin dari cairan yang manis. Obat penekan batuk dekstromethorphan boleh di gunakan pada kasus tertentu, yaitu bila iritasi tenggorokan menimbulkan batuk terus menerus yang melelahkan,meskipun manfaatnya tidak terlalu bermakna.

Pengobatan demam

Bila timbul demam,parasetamol merupakan obat terbaik,meskipun tidak selalu di butuhkan bila anak dalam keadaan baik dan suhu tubuh masih di bawah 38,5 derajat celcius.(Chusnul khotimah S.Farm.Apt)