Cara cepat dan aman mengatasi penyakit Mioma fibroid uteri dengan menggunakan dan mengkonsumsi jelly gamat  sea cucumber yang merupakan obat tradisional alamiah yang aman untuk alternatif pengobatan.

Uterine Fibroid


Apa sih miom itu.?

Beberapa pertanyaan seputar penyakit miom itu diantaranya adalah:

1. Apakah saya bisa hamil dengan mempunyai miom?
2. Apakah miom tidak bisa di cek sebelum saya mens?
3. Jika saya hamil, akankah berbahaya bagi janin saya?
4. Apakah dengan ukuran miom 3cm perlu dioperasi? dan apakah dengan operasi baru saya bisa hamil?
5. Cek seperti apakah yang dilakukan jika dokter akan melakukan pengecekkan?
6.Apakah miom bisa kambuh?
Beberapa jawaban dari pertanyaan diatas adalah:
1.    Apakah seorang wanita bisa hamil bila dirahimnya ada miom? Jawabnya adalah BISA, tergantung dari JENIS DAN LOKASI MIOM tersebut dan TIDAK DITEMUKAN KELAINAN LAIN PADA SUAMI ISTRI YANG DAPAT MENGHALANGI KEHAMILAN. Jika lokasinya DI LUAR RONGGA RAHIM dan TIDAK MENEKAN RONGGA RAHIM atau TIDAK MENYUMBAT SALURAN TELUR, maka kemungkinan hamil masih tetap ada.  

2.    Setahu saya, pengecekan untuk miom tidak tergantung haid. Mungkin dokter anda itu meminta datang setelah menstruasi selesai bukan untuk memeriksa miom

3.    Mioma uteri TIDAK MEMBAHAYAKAN JANIN selama LETAKNYA TIDAK MENGGANGGU JANIN.

4.    Apakah miom perlu operasi atau tidak, tergantung dari JENIS, LOKASI dan KELUHAN yang ditimbulkannya. Bila miom tersebut berada di RONGGA RAHIM (mioma submukosum) maka ukuran 3 cm cukup besar dan mengganggu, bisa menyebabkan perdarahan di luar haid atau haid yang memanjang dan menghalangi kehamilan, sehingga cukup bijaksana jika miom tersebut diangkat/diambil. Tetapi, jika miomnya hanya miom subserosum (letaknya di bagian paling luar rahim yang disebut lapisan serosa), maka ukuran 3 cm itu kecil dan umumnya tidak menimbulkan keluhan. Jadi, silahkan tanyakan secara detail dan jelas kepada dokter ibu, apa jenis miom-nya dan di mana letaknya.

Operasi miom tidak menjamin kehamilan. Karena untuk menjadi hamil, banyak sekali faktornya, bukan hanya faktor istri, tetapi juga suami. Anggaplah miom  dioperasi, tetapi ternyata kualitas sperma suami tidak baik, ya tetap saja tidak bisa hamil. Jadi, dalam hal ini, suami  juga harus diperiksa sekaligus dicari penyebab lain, apakah hanya miom saja atau ada kelainan lain yang justru bermakna mengakibatkan ibu sulit hamil, misalnya gangguan ovulasi, sumbatan pada saluran telur, infeksi dalam saluran reproduksi dsbnya.  

6.    Jika yang di maksud pengecekan di sini adalah untuk miom, maka mungkin pemeriksaan USG transvaginal saja sudah cukup. Tapi bila tujuan pengecekan adalah untuk program ingin punya anak, maka pemeriksaannya tidak cukup sekali, bu. Ibu dan suami harus diperiksa secara teliti dan menyeluruh, pasti akan bolak-balik ke dokter dan butuh biaya yang besar karena dilakukan secara bertahap yang bertujuan untuk mencari penyebab terjadinya infertilitas.

7. untuk mencegah mioma dapat kambuh hingga saat ini belum dapat diketahui. karena ini berkaitan dengan hormon. Namun seiring berjalannya waktu, saat Ibu sudah menopause maka 90% mioma akan mengecil dengan sendirinya..

fibroid rahim (leiomyomas) adalah kanker (jinak) tumor rahim. Mereka tumbuh dari otot dinding rahim dan terdiri dari otot dan jaringan fibrosa.

Pada beberapa wanita, fibroid uterus dapat menyebabkan perdarahan berat, ketidaknyamanan panggul dan rasa sakit dan menciptakan tekanan pada organ-organ lain. Gejala-gejala ini mungkin memerlukan perawatan, tetapi tidak selalu histerektomi.

Penting untuk dicatat bahwa gejala seperti nyeri panggul atau perdarahan yang tidak biasa belum tentu berhubungan dengan rahim atau fibroid. Diagnosis yang akurat melalui penggunaan USG trans-vagina, pencitraan resolusi magnetik (MRI), dan biopsi endometrium sangat penting dalam membantu Anda untuk menentukan penyebab gejala Anda.

Mendiagnosis penyebab gejala dan mencoba untuk mengobati gejala-gejala sebelum Mengobati Fibroid melalui lain yang lebih berarti invasif, merupakan langkah penting dalam proses medis keseluruhan menangani kondisi uterus fibroid Anda.

Mengobati Gejala fibroid

Perdarahan abnormal adalah  gejala umum fibroid uterus yang paling sering membutuhkan pengobatan. fibroid submukosa menyebabkan mayoritas perdarahan pada wanita dengan fibroid. Karena lokasi mereka di endometrium, tempat fibroid submukosa tekanan pada dinding rahim yang dibangun dengan setiap siklus haid. Hal ini, pada gilirannya, dapat menyebabkan perdarahan abnormal.

tekanan panggul dari ukuran pertumbuhan fibroid rahim , terlepas dari jenis dari fibroid ini, juga dapat mengakibatkan perdarahan yang abnormal.
Ada banyak cara mengobati perdarahan abnormal ini diantaranya adalah:

Anti-inflamasi nonsteroid Obat (NSAIDs, misalnya, Ibuprofen)

Vitamin dan / atau obat herbal

Pelebaran dan Currettage (D & C)

Terapi hormonal (misalnya, pil KB)

Tergantung pada individu, salah satu solusi ini dapat memberikan bantuan dari gejala yang dialami sebagai akibat dari fibroid rahim. Ketika gejala diselesaikan kebanyakan wanita merasa ‘sembuh’ dan menemukan tidak perlu mengambil tindakan tambahan dengan fibroid uterus mereka.

perdarahan yang berlebihan juga dapat menyebabkan anemia. Anemia terjadi ketika terjadi penurunan dalam sel-sel darah merah akibat kehilangan darah. Jika anemia dikonfirmasikan melalui tes darah, mengambil suplemen zat besi dapat membantu.

Sembelit dan wasir adalah gejala tambahan yang disebabkan oleh tekanan dari fibroid tumbuh. (Sembelit juga dapat menjadi efek samping dari minum tablet zat besi untuk anemia.).Buah dan banyak minum air dapat membantu mengurangi sembelit. produk pencahar alam juga dapat membantu.

Mioma Uterine (bahasa Inggris: uterine myoma) adalah tumor jinak pada dinding rahim. Mioma juga disebut mioma, myom, tumor otot rahim atau tumor fibroid,karena berasal dari sel jaringan fibro.

Jumlah penderita belum diketahui secara akurat karena banyak yang tidak merasakan keluhan sehingga tidak segera memeriksakannya ke dokter, namun diperkirakan sekitar 20-30% terjadi pada wanita berusia di atas 35 tahun.

Riwayat penyakit

Asal mulanya penyakit mioma uteri berasal dari otot polos rahim. Beberapa teori menyebutkan pertumbuhan tumor ini disebabkan rangsangan hormon estrogen. Pada jaringan mioma jumlah reseptor estrogen lebih tinggi dibandingkan jaringan otot kandungan (miometrium) sekitarnya sehingga mioma uteri ini sering kali tumbuh lebih cepat pada kehamilan (membesar pada usia reproduksi) dan biasanya berkurang ukurannya sesudah menopause (mengecil pada pascamenopause)

Sering kali tumor jinak rahim ke arah rongga ini membesar dan bertumbuh keluar dari mulut rahim. Tumor yang ada dalam rahim dapat tumbuh lebih dari satu, teraba seperti kenyal, bentuknya bulat dan berbenjol-benjol sesuai ukuran tumor. Beratnya bervariasi, mulai dari beberapa gram saja, namun bisa juga mencapai 5 kilogram atau lebih.

Jenis

Berdasarkan lokasinya mioma uteri dibagi dalam tiga jenis:

1. Pertumbuhan tetap di dalam dinding rahim
2. Pertumbuhan ke arah rongga rahim
3. Pertumbuhan ke arah permukaan dinding rahim

Gejala dan tanda

Sebagian penyakit ini ditemukan secara kebetulan pada saat pemeriksaan panggul rutin. Gejala yang timbul bergantung pada lokasi dan besarnya tumor, namun yang paling sering ditemukan adalah:

1.Perdarahan yang banyak dan lama selama masa haid atau pun di luar masa haid.
2.Rasa nyeri karena tekanan tumor dan terputarnya tangkal tumor, serta adanya infeksi di dalam rahim.
3.Penekanan pada organ di sekitar tumor seperti kandung kemih, ureter, rektum atau organ rongga panggul lainnya, menimbulkan gangguan buang air besar dan buang air kecil, pelebaran pembuluh darah vena dalam panggul, gangguan ginjal karena pembengkakan tangkai tumor.
4.Gangguan sulit hamil karena terjadi penekanan pada saluran indung telur.
5.Pada bagian bawah perut dekat rahim terasa kenyal.

Sering kali penderita merasa nyeri akibat miom mengalami degenerasi atau kontraksi uterus berlebihan pada mioma yang tumbuh ke dalam rongga rahim. Pasangan suami istri sering kali sulit untuk punya anak (infertilitas) disebabkan gangguan pada tuba, gangguan implantasi pada endometrium, penyumbatan, dan sebagainya.

Mioma Uteri dapat mengganggu kehamilan dengan dampak berupa kelainan letak bayi dan plasenta, terhalangnya jalan lahir, kelemahan pada saat kontraksi rahim, pendarahan yang banyak setelah melahirkan dan gangguan pelepasan plasenta, bahkan bisa menyebabkan keguguran.

Sebaliknya, kehamilan juga bisa berdampak memperparah Mioma Uteri. Saat hamil, mioma uteri cenderung membesar, dan sering juga terjadi perubahan dari tumor yang menyebabkan perdarahan dalam tumor sehingga menimbulkan nyeri. Selain itu, selama kehamilan, tangkai tumor bisa terputar.

Metode penanganan

Bila tumor berukuran kecil dan tidak membesar, cukup dilakukan pemeriksaan rutin setiap 3-6 bulan sekali, pengecilan tumor sementara dengan obat-obatan GnRH analog, mioma memiliki lapisan kapsul yang tegas, dapat dipisahkan/dikupas dari massa tumornya. Jika terjadi komplikasi dan timbul perdarahan, perlu diberikan transfusi darah dan obat penghilang rasa nyeri. Tindakan operasi dilakukan jika tumor membesar dan bila timbul gejala penekanan dan nyeri dan perdarahan yang terus menerus.

Operasi pembedahan: dengan histerektomi (pengangkatan kandungan) jika tidak ada rencana hamil lagi, atau miomektomi (mengangkat miomnya saja) pada usia reproduksi/masih rencana hamil. Namun jika massa tumor terlalu besar atau luas, kadang tidak memungkinkan hanya dilakukan pengangkatan massa tumor, sehingga tetap dilakukan histerektomi.

Namun demikian ada cara yang cepat dan aman untuk mengatasi penyakit mioma fibroid uteri ini dengan jelly Gamat  sea  cucumber yang merupakan obat tradisional alternatif yang ampuh sekaligus aman untuk dikonsumsi tanpa efek samping.

Kisah sembuh dari penyakit Mioma/fibroid uterus

Majalah Trubus, Oktober 2009

AKIBAT MIOMA BERDIAMETER 7 CM, DOKTER HANYA MEMBERI SATU PILIHAN BAGI ENDANG SUJIATI: PENGANGKATAN RAHIM . Endang Sujiati ingat persis kejadian pada April 2007. Darah tak henti menetes sehingga ia mengira menstruasi. ‘Rasanya perut bagian bawah seperti diremas. Sakitnya seperti melahirkan,’ kata ibu 3 anak itu. Lima hari lamanya ia harus bergelut dengan penderitaan itu.

Sang suami, Heri Haryadi, iba melihat kondisi Endang sehingga bergegas ke sebuah rumahsakit di Tanjungpandan, Provinsi Bangka Belitung. histerektomi alias pengangkatan kandungan agar mioma tak membesar.Untuk pemesanan klik cara pemesanan

Otot Polos

Ia mencari opini kedua, berharap diagnosis pertama itu keliru. Sayang, dokter di sebuah rumahsakit di Jakarta mendiagnosis serupa. Perempuan kepala tata usaha Sekolah Menengah Kejuruan di Tanjungpandan itu pasrah. Baginya tak ada pilihan lain sehingga bersiap menjalani operasi.

Menurut dr Taufik Jamaan SpOG di Menteng, Jakara, mioma adalah tumor jinak jaringan otot. Acap kali mioma diartikan sebagai tumor jaringan otot polos rahim. Letaknya di organ reproduksi wanita. Jumlah reseptor estrogen pada jaringan mioma lebih tinggi dibanding jaringan otot kandungan sehingga mioma membesar. Bobotnya bervariasi dari beberapa gram hingga 5 kg. Tumor itu banyak menyerang perempuan dalam masa subur dan jarang terjadi setelah menopause.

Itulah yang terjadi pada Endang yang saat itu berusia 53 tahun. Sepuluh hari menjelang operasi, Endang menginap di rumah seorang kerabat. Ketika menunggu waktu operasi itulah sang kerabat menyarankan Endang untuk mengkonsumsi ekstrak teripang dan spirulina. Keduanya membantu penyembuhan seorang rekan dari mioma. Endang pun mengkonsumsi sesendok makan ekstrak teripang 3 kali sehari. Pada saat bersamaan ia juga menelan 10 tablet spirulina 3 kali sehari.

Dua hari berselang, Endang merasakan bagian bawah perutnya berdenyut lebih dari 3 kali. Setelah itu gumpalan-gumpalan darah berwarna hitam berdiameter 1 – 2 cm keluar. Endang semula kaget. Namun, sang kerabat meyakinkan bahwa itu mioma yang mulai digerus oleh ekstrak teripang. Endang pun melanjutkan konsumsi ekstrak teripang.

Urung

Pada hari ditentukan operasi, Endang berangkat ke rumahsakit. Namun, hasil pemeriksaan dokter menunjukkan diameter mioma mengecil, hanya 5 cm. Oleh karena itu ahli medis memutuskan operasi batal dan menyarankan Endang berobat jalan. Keputusan dokter itu makin meneguhkan nenek 6 cucu itu untuk meneruskan konsumsi ekstrak teripang dan spirulina.

Pemeriksaan pada April 2008, ‘Dokter menyatakan rahim saya sudah bersih dari mioma,’ kata perempuan kelahiran 25 Oktober 1954 itu. Untuk menjaga kesehatan ia melanjutkan konsumsi 1 sesendok makan teripang dan 5 tablet spirulina per hari.

Bukti empiris itu sejalan dengan hasil riset AM Popov, peneliti di Institut Pasifik untuk Kimia Bioorganik Akademi Ilmu Pengetahuan Rusia. Popov membuktikan teripang berefek sitotoksik alias pembunuh sel kanker berkat kandungan glikosida seperti echinosida A dan B, holotoksin A1, holothurin A dan B, serta curucumariosida G1. Glikosida merupakan senyawa alami yang bersifat antitumor dan antikanker.

Kandungan filinopsida A dalam teripang pun ampuh menekan pertumbuhan tumor. Musababnya filinopsida bersifat antiangiogenesis alias mencegah pembentukan pembuluh darah mikro baru. Akibatnya sel tumor gagal berkembang dan mati akibat tak mendapatkan pasokan nutrisi. Itu masih diimbangi oleh khasiat spirulina yang kaya antioksidan. Tak heran, mioma Endang urung berkembang dan tergerus hilang tak berbekas.(Faiz Yajri)Untuk pemesanan klik cara pemesanan.

Demikianlah cara cepat dan aman mengatasi penyakit mioma fibroid uteri dengan kandungan tripang mas yang ada dalam jelly gamat Gold G dan Spirullina sebagai alternatif obat tradisional yang aman untuk dikonsumsi.Untuk yang telah terbiasa mengonsumsi Jelly gamat Gold G silahkan klik disini untuk pemesanan.